Bapa Suci Fransiskus Sebut Berdoa Memang Sulit

Sabtu, 22 Mei 2021, 14:58 WIB

pukatbandung – Bapa Suci Fransiskus mengakui berdoa merupakan hal yang sulit. Tetapi dengan doa, manusia dapat menghadapi segala rintangan yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari.

Hal ini dia sampaikan pada audiensi umum di Vatikan, kemarin. Bapa suci mengatakan bahwa kemalasan, kekeringan spiritual, dan ganguan, seringkali menjadi alasan sulitnya berdoa. Ketiga tantangan itu selalu dihadapi oleh setiap insan manusia ketika ingin berdoa.

“ Berdoa itu tidak mudah, banyak tantangan muncul dalam doa. Mereka perlu mengenal, mengenal dan mengatasinya,” kata Paus.

Paus mengadakan audiensi umum di Lapangan San Damaso. Audiensi ini menjadi yang kedua dalam sepekan terakhir.

Dalam audiensi itu hadir ratusan orang peziarah, termasuk peziarah muda dari Meksiko. Mereka membawakan nyanyian, sesaat paus memasuki lapangan San Damaso.

Refleksi Doa

Audiensi itu adalah menjadi sarana reflektif dalam siklus katekese tentang doa. Katekese itu akan berlangsung dalam dua bulan maria, yakni, Mei dan Oktober tahun ini.

Kegiatan itu pertama kali diluncurkan Paus Fransiskus pada awal Mei. Sehingga pada Oktober mendatang hal serupa akan kembali berlangsung.

Adapun dalam siklus doa pada bulan Mei kali ini, intensi doa secara khusus bagi penyembuhan dunia. Terutama karena saat ini seluruh dunia menghadapi pandemi covid-19.

Bapa Suci juga menekankan bahwa setiap orang perlu waspada dalam segala hal. Seperti anjuran Yesus kepada murid-murid-Nya (Lukas 21:34-36).

Karena itu, ia mengajak umat Katolik untuk melawan gangguan doa. Salah satunya dengan mengembangkan kebajikan dan kewaspadaan, yang kerap kali terlupakan.

“ Pada saat yang kita ketahui, suara Tuhan kita akan bergema. Pada hari itu diberkatilah para hamba yang dia anggap rajin, fokus pada apa yang benar-benar penting,” ujar Paus.

Lebih lanjut, Bapa Suci mengingatkan agar setiap umat mengikut jalan yang benar. Agar memperoleh berkat dari Tuhan.

“Mereka tidak tersesat dalam mengejar setiap daya tarik yang muncul di depan pikiran mereka. Tetapi, mencoba berjalan di jalan yang benar, melakukan kebaikan dan melakukan tugas mereka sendiri”.

(sahabatkatolik.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *